CYBER POLKRIM
Kabupaten Bandung, Cyber Polkrim -* Dalam rangka meningkatkan mitigasi (Upaya untuk mengurangi resiko dan dampak) bencana Hidrometeorologi di Wilayah Kabupaten Bandung, Bupati H. Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS, mengeluarkan surat edaran nomor : 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung.
Sesuai dengan Press Release Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat tanggal 22 Januari 2026, telah diterbitkan Keputusan Bupati nomor 300.2.1/KEP.696-BPBD/2025 Tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Alam Banjir, Longsor dan Angin Kencang di Wiilayah Kabupaten Bandung, Propinsi Jawa Barat; dan berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.
Pasal 1 angka 9, Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
Pasal 47 ayat (2), Mitigasi dilakukan melalui pelaksanaan penataan ruang, pengaturan pembangunan, pembangunan infrastruktur, tata bangunan, penyelenggaran pendidikan, penyuluhan, serta pelatihan baik secara konvensional maupun modern.
Menindak lanjuti poin nomor 1 bahwa hasil analisis dinamika atmosfer terkini dari BMKG, diinformasikan bahwa pada periode 23 - 29 Januari 2026, Wilayah Kabupaten Bandung berpotensi mengalami peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat / petir dan angin kencang. Kondisi ini dipicu oleh fenomena La Niaea lemah, aktifitas gelombang atmosfer, serta hangatnya suhu muka laut yang signifkan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah jawa barat, termasuk kabupaten bandung.
Oleh karena itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Bandung menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi (banjir, longsor dan angin kencang), agar aktifitas harian tetap berjalan aman. "Masyarakat dimohon untuk tetap tenang namun waspada, serta senantiasa memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebagai acuan utama dalam beraktivitas. Saya berharap agar hal ini menjadi perhatian dan dilaksanakan", tulis Bupati Bandung, Kang DS dalam surat edaran nya.*(IH. Sianipar)*
