Pengajian Rutin TMT Bulan September 2026, diisi Ceramah dan Pemberian Santunan Anak Yatim

CYBER POLKRIM





*Bandung, Jawa Barat / Cyber Polkrim -* Kegiatan rutin Pengajian Tolong Manolong Tapanuli (TMT) Bandung Raya bulan September 2026, dilaksanakan di RM. Sederhana, Jl. Sukarno Hatta Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (26/9/2026). Kegiatan ini diisi ceramah oleh Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia  (FUUI), yang juga Ketua Aliansi Nasional Anti -Syiah (ANNAS), K.H. Athian Ali M. Dai, Lc., MA., dan pemberian santunan kepada anak yatim dari Yayasan Peduli Yatim Muslim Tapanuli Bandung Raya (YPYMTBR).

Dalam ceramahnya, K.H. Athian Ali membahas tentang urutan makhluk Allah terkuat menurut Sayyidina Ali, seperti ​gunung vs besi. Gunung batu (seperti di Makkah dan Uhud) terlihat sangat kokoh, namun bisa dihancurkan oleh besi (peralatan tambang/pengerukan manusia).  

​Besi vs Api: Besi yang keras dapat dilelehkan oleh api. Api vs Air: Api yang membara dapat dipadamkan oleh air. ​Air vs Angin: Air (dalam bentuk awan berbobot ton) dapat digerakkan dan dikendalikan oleh angin. ​Angin vs Manusia: Angin dapat dikuasai oleh manusia (contohnya pemanfaatan angin pada ban kendaraan).  

​Manusia vs Mabuk: Keberadaan dan akal manusia dapat dilumpuhkan oleh mabuk. ​Mabuk vs Tidur: Kondisi mabuk dapat dihilangkan dengan tidur. ​Tidur vs Kegelisahan Jiwa: Tidur dapat dikalahkan oleh kegelisahan jiwa/hati (resah), karena orang yang jiwanya gelisah akan sulit atau bahkan tidak bisa tidur. 

Menurut K.H. Athian Ali, hal yang paling sulit dihadapi manusia bukanlah masalah fisik (gunung, besi, air, angin), melainkan kegelisahan jiwa (kesah hati). "Hal ini sering kali timbul dari rasa cemas terhadap hal-hal yang belum terjadi, atau kekhawatiran berlebih terhadap harta dan dunia", ujarnya.

Ilustrasi K.H. Athian Ali tentang temannya saat kuliah di Mesir yang mengalami kegelisahan berat akibat gagal ujian hingga tidak bisa tidur selama 24 hari, meskipun sudah diberi obat penenang oleh dokter. Di Mesir, pemerintah mendorong hafalan Al-Qur'an melalui kebijakan bebas wajib militer bagi yang hafal serta kenaikan gaji bagi karyawan/buruh yang menghafal Al-Qur'an. 

"Rezeki adalah segala sesuatu yang bisa dinikmati oleh manusia (makanan, penglihatan, kesehatan), bukan hanya berupa akumulasi kekayaan atau harta fisik semata", pungkas K.H. Athian Ali. 

Acara diistirahatkan sejenak untuk melaksanakan sholat dzhuhur, dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dari YPYMTBR. K.H. Athian Ali diberi kesempatan pertama untuk memberikan santunan, disusul dengan Penasihat / Hatobangon TMT Brigjen Purn. Burhanuddin Siregar, H. Jufri Nasution beserta istri, Ketua TMT / Ketua YPYMTBR H. Akhmad Yunus Nasution, Para Donatur diantaranya H. Sakti Halomoan Lubis beserta istri, Topan Nasution mewakili Almarhum ayahnya Kasmuda Nasution, didampingi ibunya Lilis Supartini, dan para Pengurus TMT lainnya. *(I.H. Sianipar / M. Ilham GS)*
أحدث أقدم

Terkini