Semarak HUT Kemerdekaan, Perantau Sumatera di Bandung Raya Gelar "Domino Cup III" Berhadiah Motor Listrik

CYBER POLKRIM




​Bandung, Jawa Barat / Cyber Polkrim - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 81, para perantau asal Sumatera yang berdomisili di wilayah Bandung Raya kembali menggelar turnamen olahraga asah otak bertajuk "Domino Cup III", pada tanggal 16 - 17 Agustus 2026. Ajang yang telah memasuki tahun ketiga ini tak hanya sekadar ajang unjuk strategi, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi.

​Ketua Panitia Domino Cup III, Fauzan Daulay menjelaskan, bahwa turnamen ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan setiap bulan Agustus. Namun, ia menekankan bahwa esensi utama dari kompetisi ini bukanlah semata-mata mencari pemenang. "Tujuan utama diselenggarakannya Domino Cup III di RM Mandailing ini bukan tentang kemenangan, melainkan untuk kebersamaan, silaturahmi, dan kekompakan", ujarnya.

Pesertanya secara khusus kami undang dari teman-teman perantau asal Sumatera, seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang tinggal di Bandung Raya," ujar Fauzan saat ditemui di lokasi acara. ​Turnamen yang dipusatkan di basecamp RM Mandailing, Jalan Soekarno-Hatta No.360, Kota Bandung, Jawa Barat ini mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat perantauan.

Fauzan menyebutkan, bahwa animo peserta tahun 2026 ini meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ​Hingga saat ini, sebanyak 45 peserta (tim) telah mendaftar, dan hanya menyisakan kuota untuk 19 tim lagi sebelum pendaftaran ditutup secara penuh. ​Tingginya antusiasme peserta, tidak lepas dari hadiah menarik yang telah disiapkan oleh pihak panitia. Tidak tanggung-tanggung, panitia menyediakan hadiah utama berupa 2 unit sepeda motor listrik bagi peraih Juara 1. ​Sementara itu, Juara 2 berhak membawa pulang uang tunai sebesar Rp2.500.000, Juara 3 sebesar Rp1.500.000, dan Juara 4 mendapatkan Rp1.000.000.

​Menariknya, dengan hadiah yang cukup besar, biaya pendaftaran yang dipatok panitia sangat terjangkau. "Uang pendaftarannya sangat murah, hanya Rp75.000 per orang atau Rp150.000 untuk satu tim. Biaya tersebut bahkan sudah termasuk fasilitas gratis makan satu kali dari panitia," tambah Fauzan.

Fauzan menuturkan, bahwa turnamen ini memiliki visi jangka panjang yang sejalan dengan perkembangan olahraga di tanah air. Mengingat domino kini telah resmi diakui sebagai cabang olahraga nasional, turnamen ini diharapkan bisa menjadi ajang penjaringan bibit-bibit atlet berprestasi.

​"Sejatinya domino ini sudah resmi menjadi olahraga nasional. Jadi, ini juga merupakan salah satu ajang pencarian bakat. Barangkali nanti ada teman-teman yang bertanding di sini bakatnya bagus, bisa kita promosikan untuk bermain di tingkat nasional. Intinya, untuk kemajuan olahraga nasional Indonesia, khususnya olahraga domino, kami pasti akan selalu memberikan support secara penuh," pungkas Fauzan. (M. Ilham GS)
أحدث أقدم

Terkini