Proyek Jalan Kondangsari-Argasunya Belum Bisa Dikatakan Ada Kerugian Negara, Hal Tersebut Disampaikan Oleh Pihak Penyedia Jasa

CYBER POLKRIM

Kab. Cirebon,  – Setelah ramai diberitakan dan vidio aspal yang mengelupas viral di media sosial, pihak CV Brahmastra Pratama Sejahtera memberikan tanggapannya kepada media ini. ditemui disela-sela kesibukannya pada Rabu 5 November 2025 dikediamannya, Direktur Utama menyampaikan tanggapannya dengan lugas. bahwa apa yang diberitakan itu bohong besar, karena sampai berita ini dibuat dan diturunkan. belum ada pembayaran sama sekali dari APBD, karena semua murni masih menggunakan anggaran dari kantong pribadinya. “jadi yang pertama, jalan kondangsari-argasunya itu betul anggarannya 1’8 miliar. yang dikerjakan CV Brahmastra dan saya sendiri sebagai direktur, nah yang pertama itu harusnya di situ tuh di beton. tapi karena ada permintaan dari warga dan kuwu (kepala desa, red) setempat, bahwasanya supaya untuk mendapatkan lebar jalan yang memadai, akhirnya jalan tersebut atas dasar permintaan warga dan Kuwu kondangsari tadi. akhirnya minta di CCO untuk di aspal, nah kami sebagai penyedia dan dinas juga akhirnya menyetujui”, ujarnya

lebih lanjut dirinya mengatakan “nah itu tadi yang pertama, kemudian yang kedua ternyata setelah sudah di aspal itu ternyata jalan tersebut dilalui oleh mobil-mobil besar yang bertonase besar. seperti mobil muatan pasir dan muatan batu, serta mobil-mobil truk yang lewat ke situ. jadi otomatis dengan ketebalan aspal yang hanya 3 cm kemudian dengan perkerasan beskos, yaitu tidak mampu untuk menopang beratan tonase tersebut. nah akhirnya, setelah terjadi kerusakan tersebut, kami berupaya untuk memperbaiki. sudah tiga kali sekarang, sudah diperbaiki dan dari kemarin itu sudah mulus. dari perkemarin itu sudah mulus, sudah rapi lagi gitu. dan kemudian yang paling mendasar, ini belum ada kerugian negara. saya katakan kenapa belum ada kerugian negara, karena saya sendiri sampai dengan sekarang. belum mengambil sepeser pun uang APBD tersebut sebelum adanya pemeriksaan dari inspektorat atau BPK atau BPKP untuk memang benar-benar keluar LHP, tentang bahwasanya memang anggaran tersebut ada temuan atau tidak. jadi makanya sampai dengan saat ini sudah berjalan 2 bulan sekarang itu, hampir 3 bulan. itu dana tersebut belum dicairkan ya, sekali lagi belum dicairkan. jadi menurut saya pribadi belum ada kerugian negara, jadi kalau ada orang-orang yang memberitakan ada kerugian negara itu bohong. jelas, karena sekali lagi, saya belum mengambil sepeser pun anggaran dari APBD tersebut. jadi itu pyur murni masih menggunakan uang pribadi saya, dan belum dibayar oleh pemerintah daerah itu saja.” tegasnya.

 

IMG 20251105 WA0089 1

(Kusyadi)


Lebih baru Lebih lama

Terkini