CYBER POLKRIM
Kab. Bandung, Jawa Barat / Cyber Polkrim - Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Solokan Jeruk, H. Muhammad Dadang Mulyadi, menyampaikan pandangannya terkait dinamika internal serta arah kepemimpinan Partai Golkar di Kabupaten Bandung. Ia menekankan pentingnya peran aktif pengurus tingkat kecamatan dalam mendukung figur pemimpin yang benar-benar siap berjuang membesarkan partai.
Hal ini dikatakan nya, setelah acara reses Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dari Partai Golkar, Agung Yansusan, S.T., S.Ag., M.U.D., dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2025, bertempat di Cafe Ruang Riung, Jl. Omma Anggawisastra, Desa Talun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, pada Jum'at (23/10/2026).
H.M. Dadang Mulyadi menyoroti sejumlah hal pokok terkait kondisi partai saat ini, salah satunya perolehan kursi dan jumlah anggota dewan Partai Golkar di Kabupaten Bandung, dinilai mengalami penurunan jika dibandingkan dengan era kepemimpinan terdahulu. Kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bandung ke depan, diharapkan diisi oleh figur yang sanggup dan berani turun langsung ke bawah untuk menggerakkan roda organisasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi para pengurus tingkat kecamatan (PK).
Perlunya pertemuan rutin, minimal sebulan sekali, antara DPD dan para ketua PK guna menyamakan arah instruksi dari tingkat pimpinan tertinggi hingga ke akar rumput. Terkait bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, sejumlah nama figur turut disinggung dalam perbincangan, di antaranya petahana H. Sugianto, serta Syahrul Gunawan.
Meski banyak pihak yang meminta dan mendorong dirinya untuk maju, H.M. Dadang Mulyadi secara tegas menyatakan tidak akan mencalonkan diri sebagai Ketua DPD maupun anggota legislatif. Dirinya memilih untuk tetap fokus menjalankan pengabdian dan kiprahnya di tingkat kecamatan, yang telah dijalaninya sejak tahun 2007. (I.H. Sianipar / M. Ilham GS)


