Pendidikan Unggul Untuk Indonesia Maju

CYBER POLKRIM


Jakarta - Pemerintah Indonesia secara konsisten memprioritaskan dunia pendidikan sebagai investasi utama untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kemajuan bangsa. Hal ini ditunjukkan melalui berbagai kebijakan dan alokasi anggaran yang begitu signifikan. 

Dasar Hukum dan Anggaran
Mandat UUD 1945: Pasal 31 ayat (4) UUD NRI 1945 mengamanatkan bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sabtu,22 November 2025.

Realisasi Anggaran: Komitmen ini telah dipenuhi sejak tahun 2009, dengan alokasi anggaran pendidikan untuk tahun 2025 mencapai sekitar Rp 724,3 triliun (20% dari APBN), dan meningkat lagi pada RAPBN 2026 menjadi Rp 757,8 triliun. 

Program dan Fokus Utama
Pemerintah menjalankan berbagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas, pemerataan, dan akses pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk daerah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal): 

Pemerataan Akses dan Kualitas: Pembangunan sarana dan prasarana sekolah yang layak, terutama di daerah terpencil, serta redistribusi guru ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk pemerataan tenaga pendidik.

Peningkatan Kualitas Guru: Pembaruan sistem manajemen kinerja guru, kepala sekolah, dan pengawas, serta berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

Bantuan Finansial: Melalui program seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk membantu siswa dari keluarga prasejahtera dan memastikan keberlanjutan akses pendidikan.
Pemanfaatan Teknologi: Integrasi teknologi dalam pembelajaran, termasuk penyediaan fasilitas seperti Smart TV di sekolah-sekolah dan pengembangan pendidikan melalui E-learning.

Pengembangan Karakter dan Kurikulum: Fokus pada pendidikan karakter dan penyesuaian kurikulum agar lebih relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar kerja. 

Melalui berbagai upaya ini, pemerintah menunjukkan komitmen nyata bahwa pendidikan adalah prioritas utama dan investasi terbesar untuk masa depan bangsa.(bie)



Lebih baru Lebih lama

Terkini