2.480 Peserta Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Tingkat Kabupaten Bandung

CYBER POLKRIM



​Ciparay, Kab. Bandung, Jawa Barat / Cyber Polkrim - Pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Bandung resmi digelar di Aula MAN 1 Bandung, yang berlokasi di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Senin (7/9/2026). 

Ajang kompetisi sains dan keilmuan ini diikuti oleh 2.480 siswa dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), serta sejumlah sekolah umum.

​Ketua Pelaksana OMI Kabupaten Bandung, H. Ceceng Ismail, S.Ag., yang juga Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sutam menyampaikan, bahwa kegiatan ini mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”


​“OMI dilandasi oleh regulasi pendidikan nasional, termasuk penguatan manajemen talenta dan integrasi nilai moral spiritual berbasis kepedulian lingkungan,” ujar H. Ceceng dalam laporan pelaksanaannya.

​Rincian Peserta dan Jadwal Lomba
​Pelaksanaan OMI 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari di beberapa lokasi sentra (titik lokasi/tiklok):
​Jenjang MA: Mengirimkan 885 siswa dari 134 lembaga untuk enam bidang studi. Perlombaan dipusatkan di MAN 1 Bandung pada hari pertama.
​Jenjang MTs: Mengikuti lomba pada hari kedua dengan 792 siswa dari 225 lembaga untuk mata pelajaran IPA, IPS, dan Matematika. Lokasi tersebar di MTsN 1, MTsN 2, dan MTsN 3 Bandung.
​Jenjang MI: Dilaksanakan pada hari ketiga dengan 803 siswa dari 237 lembaga untuk dua mata pelajaran. 

Perlombaan dibagi di empat lokasi, yaitu MI Al-Musthofa Majalaya, MI Muhammadiyah Rancaekek, MI Al-Hikmah Bojongsoang, dan MI YUPI Soreang.
​Sekolah Umum: Sebanyak 77 siswa dari 12 sekolah umum (SD, SMP, dan SMA) turut berpartisipasi dalam ajang ini. ​Jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.


​Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada tuan rumah dan seluruh panitia penyelenggara. Ia menekankan, pentingnya evaluasi berkala agar kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi pembinaan siswa. ​“Kegiatan ini harus nyata memberikan manfaat, sesuai dengan tagline Kemenag Berdampak. Apa yang kurang kita perbaiki, dan yang sudah baik kita tingkatkan bersama,” tegas H. Ramlan.

​Ia juga mengapresiasi capaian kontingen Kabupaten Bandung, yang berhasil meraih peringkat kelima pada ajang Porseni tingkat Jawa Barat di Tasikmalaya belum lama ini, sembari mendorong seluruh pihak untuk menargetkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

​Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Kasubag TU Kemenag Kabupaten Bandung, H. Asep Saifullah, S.Ag., Plt Kasi Penmad Hj. Nana Rostiana, M.Ag., Ketua Pokjawas Madrasah, Kepala MAN 1 Bandung Dr. H. Yayat Sudrajat, S.Ag., M.M., M.Pd., Kepala MTsN 1 Bandung, H. Asep Sudrajat, Kepala MTsN 3 Bandung, Dr. H. Jeje Jaenudin, KKMTs Kabupaten Bandung, Dedi Junaedi, KKMI Kabupaten Bandung Ayi Safari, serta para kepala madrasah dan pengawas se-Kabupaten Bandung. (M. Ilham GS / I.H. Sianipar)
Lebih baru Lebih lama

Terkini