PGRI Cabang Pameungpeuk Adakan Pengajian Umum Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H

CYBER POLKRIM






Bandung Pameungpeuk, Cyber Polkrim -* Pengajian umum dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, yang dilaksanakan di Mesjid Agung Pameungpeuk Kabupaten Bandung pada Rabu, tanggal 11/02/2026 oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Pameungpeuk berlangsung dengan lancar dan sukses. 

Acara ini dihadiri Camat Pameungpeuk Agus Hindar Ruswanto, S.STP., M.Si., Perwakilan PGRI Kabupaten Bandung Yusuf, Ketua PGRI Cabang Pameungpeuk Wahyudin, S.Pd, para undangan serta para kepala sekolah dan guru-guru sekolah dasar (SD) se jajaran PGRI Kecamatan Pameungpeuk.

Dalam sambutan nya, Camat Pameungpeuk Agus Hindar Ruswanto mengatakan, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan program baru yaitu mewajibkan semua pelajar di Kabupaten Bandung untuk melaksanakan maghrib mengaji. "Karena menjelang bulan Ramadhan 1447 H, kami minta bantuan supaya para bapak / ibu guru memberikan tugas-tugas atau arahan-arahan kepada siswanya  selama kegiatan di bulan Ramadhan", ujar Agus.

Menurut Agus, tugas-tugas ini nanti dilaporkan dalam WA grup atau diberikan lembar-lembar kegiatan seperti buku Ramadhan, jadi setiap Sholat Tarawih siswa diharuskan supaya mengikutinya dan ditanda tangani oleh Imam. "Kegiatan ini untuk mengurangi atau salah satu upaya agar anak-anak kita jangan memikirkan permainan game saja, makanya diberikan tugas oleh bapak / ibu guru supaya anak-anak tersebut bisa patuh nantinya", tambah Agus.

Sementara Ketua PGRI Kecamatan Pameungpeuk Wahyudin, kepada wartawan mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin PGRI dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. "Setiap tahun kita melaksanakan kegiatan seperti ini, tujuannya membekali para guru atau PGRI untuk bisa lebih berfokus dalam kompetensi kepribadiannya. Nantinya berimbas kepada kinerja, keluarga dan peningkatan mutu pendidikan. Kami yakin ketika gurunya sholeh, maka kerjanya juga akan baik dan akan menghasilkan peserta didik yang sholeh juga", ujar Wahyudin.

Menyinggung kebijakan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), kebetulan anggota PGRI Kecamatan Pameungpeuk ada yang diangkat jadi P3K guru paruh waktu. "Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang telah mengangkat sekitar 7500 orang P3K paruh waktu dari keseluruhan organisasi perangkat daerah (OPD), kami warga PGRI merasa gembira dengan hal ini. Karena dari status honor bisa meningkat menjadi P3K, sehingga kesejahteraan nya pun diperbaiki walaupun perlu waktu dan perjuangan", tambah Wahyudin. 

P3K yang SD di Kecamatan Pameungpeuk  sekarang sekitar 150 orang, sementara ada 27 SD. Jika rata-rata satu SD 10 orang, maka yang diangkat 270 orang, sedangkan PNS nya hanya sekitar 30 orang saja, sehingga kekurangan nya cukup banyak. Dengan adanya P3K paruh waktu ini, sangat membantu tenaga pendidik, meskipun kita tertatih-tatih karena masih ada pembahasan mengenai pematangan P3K paruh waktu. "Harapan kami kedepan nya, untuk P3K paruh waktu ini segera diperbaiki. P3K, ASN dan PNS ditiap sekolah kalau dilihat dari pekerjaan nya ga ada bedanya, tapi hak-haknya masih ada pembedaan", jelas Wahyudin.

Acara pengajian ini bertemakan "Ramadhan dan Seni Mendidik dengan Hati" bersama Ustadz Dzikrullah Darussalam, S.HI dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pameungpeuk. *(IH. Sianipar / M. Ilham GS)*
Lebih baru Lebih lama

Terkini