CYBER POLKRIM
Bandung Jawa Barat Pacet, Cyber Polkrim -* Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka beserta rombongan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Arqom, yang berlokasi di Desa Maruyung Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung pada Rabu, tanggal 4/03/2026 disambut oleh KH. Ibnu Athoillah Yusuf, KH. Abdul Khobir Hasan, dan KH. Fuad Musthofa Hannan.
KH. Ibnu Athoillah Yusuf, mewakili Pimpinan Ponpes Baitul Arqom dalam sambutan nya mengucapkan terimakasih yg sebesar-besarnya atas kedatangan dan kunker Wapres beserta rombongan ke Ponpes Baitul Arqom, serta mohon dukungan dan motivasi kepada para santri dan pesantren untuk terus berkembang dan lebih maju lagi. "Kami berharap agar santri yang memliki background ukhrowi, bisa memiliki prestasi seperti orang-orang yang di luar. Sehingga mampu menyeimbangkan antara ilmu dunia dan ilmu akhirat", harap KH. Ibnu Athoillah Yusuf.
Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) H. Erwan Setiawan, S.E, dalam sambutannya mengatakan bahwa santri biasanya identik dengan hanya mengejar akhirat saja, tetapi sekarang dibekali juga dengan ilmu-ilmu teknologi canggih. "Tadi para santri langsung berdialog dengan pak Wapres mengenai
AI dan juga robotik.
Alhamdulillah selama saya mendampingi dan mengikuti Pak Wapres, mulai dari Cirebon, Tasik, dan sekarang di Baitul Arkom ini, beliau terus konsekwen dalam meningkatkan kemajuan-kemajuan Ponpes di Jawa Barat. Terutama di bidang IT, bidang AI, dan juga robotik", ujar Erwan.
Ia menambahkan bahwa aspirasi-aspirasi dari para santri yang sudah disampaikan, langsung di respon melalui Sekretaris Wapres untuk dicatat. Dan insya Allah akan langsung ditindaklanjuti, apa yang menjadi keinginan para santri tersebut. "Saya dan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan mengawal program-program dari Presiden dan Wapres di pondok-pondok pesantren di Jabar, termasuk di Baitul Arkom ini. Semoga anak-anak muda yang berada di Ponpes Baitul Arkom ini lebih meningkat lagi ilmu keagamaan juga ilmu IT nya, jangan sampai di salahgunakan. Terima kasih, semoga ini bukan kehadiran pertama dan terakhir. Insya Allah nanti, Pak Wapres bisa melihat lagi bagaimana hasil dari pertemuan ini", tambah Erwan.
Wakil Bupati (Wabup) Bandung, Ali Syakieb, dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintahan Kabupaten Bandung (Pemkab Bandung), dan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya para Santri Ponpes Baitul Arkom ini memberikan apresiasi setinggi-tingginya, dan ber terima kasih kepada Wapres yang sudah mau berkunjung ke Kabupaten Bandung,
khususnya Ponpes Baitul Arqom ini.
"Terima kasih, ini salah satu bukti kalau pemerintah hadir dan datang untuk memperbaiki, untuk memajukan sumber daya manusia (SDM). Kita menuju Indonesia emas tahun 2045, satu hal yang harus dipersiapkan dari sekarang yaitu mengangkat SDM nya", ujar Ali Syakieb.
Ia juga mengharapkan agar para Santri fokus belajar, fokus untuk menuju cita-cita kalian. Kunjungan ini adalah untuk pelatihan AI dan juga robotik. "Dengan adanya program pelatihan robotik ini, kedepannya kita ingin membuat Kabupaten Bandung lebih baik lagi dari yang sekarang", tambah Ali Syakieb.
Sementara Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya mengatakan, dia sudah meninjau
beberapa santri
yang sedang belajar
membuat robot
dan juga belajar AI. Ada yang membuat robot untuk mengalirkan air wudhu secara otomatis, robot yang bisa berjalan dengan dua kaki. Robot yang bisa dikompetisikan, ada robot sumo dan robot pemain bola. Ada juga para santri yang belajar AI, belajar menggunakan co-pilot. "Tadi saya tekankan, pentingnya para santri untuk mengikuti
perkembangan zaman. Kalau para santri pasti akhlaknya baik, ngajinya baik, tapi akan lebih baik lagi kalau bisa menguasai
perkembangan teknologi terkini", ujar Wapres Gibran.
Menurut Gibran, sekarang teknologi yang harus diikuti itu AI dan robotik, ada lagi nanti coding, gloating, masih banyak lagi. Jadi pelatihan ini gunanya bukan harus jadi programmer, tapi menuntut anak-anak muda untuk berinovasi.
Coding itu menuntut anak-anak muda untuk berpikir kritis (Critical thinking), itu penting sekali karena nanti ke depannya persaingan akan semakin ketat. "Saya tidak mau para santri di Ponpes Baitul Arqom ini ketinggalan. Setiap kunjungan ke Jawa Barat, saya rutin dengan Wagub ke pesantren-pesantren dan mengisi kegiatan dengan pelajaran-pelajaran robotik, AI dan lainnya. Robot-robot ini tiap tahun ada kompetisinya, ada inovasi. Jadi ini kan masih basic-basic semua, nanti bisa dikembangkan lagi", tambah Gibran.
Ia menegaskan kepada para guru, karena perkembangan zaman teknologi sangat cepat, jangan sampai ketinggalan dari muridnya. Makanya tadi dari Microsoft, dari PSRI ikut memberikan update dan juga pelajaran untuk para guru. Jadi guru tidak boleh ketinggalan dari muridnya. "Saya juga titip ini Pak Wagub, pak Wabup, Para Kiyai, Pengurus Ponpes yang ada di sini untuk ikut mengawal program-program dari Pak Presiden, MBG, Sekolah Rakyat, pengecekan kesehatan gratis, Koperasi Merah Putih, dan masih banyak lagi. Dan kedepannya akan difungsikan untuk kemajuan Ponpes dan juga kemajuan para santri", tegas Gibran. *(IH. Sianipar / M. Ilham GS)*

