*H. Erwan Kusumah Hermawan, S.Sos., M.Si., Emban Tugas Baru Sebagai Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Bandung*

CYBER POLKRIM


*Soreang, Kab. Bandung, Jawa Barat / Cyber Polkrim -* Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bandung (Pemkab Bandung), yang dirotasi dan dimutasi baru-baru ini. 

Rotasi dan mutasi tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di rumah dinas Bupati Bandung, pada Rabu, tanggal 10/06/2026.

Berdasarkan lampiran Surat Keputusan Bupati Bandung tersebut, sejumlah pejabat yang dilantik dan menempati jabatan baru adalah Enjang Wahyudin, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), kini dipercaya menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Tatang Kusnawan, yang sebelumnya menjabat Kepala BKPSDM mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), menggantikan H. Erwan Kusumah Hermawan, S.Sos., M.Si., yang dipercaya mengemban tugas baru sebagai Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Bandung.

                           H. Erwan Kusumah

Kemudian Wahyudin, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dilantik menjadi Kepala Disperkimtan, menggantikan Enjang Wahyudin.

Sebelum mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik, Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini menyampaikan ucapan selamat, sekaligus mengingatkan pentingnya memahami makna dan konsekuensi dari amanah jabatan yang diberikan. "Saya secara pribadi dan atas nama Pemkab Bandung mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, dan telah melaksanakan sumpah jabatan. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab", ujarnya.

Dalam arahannya, Kang DS menegaskan bahwa pengambilan sumpah jabatan bukan sekedar seremoni administratif, melainkan ikrar yang mengandung tanggung jawab besar kepada bangsa dan negara, kepada nilai-nilai Pancasila, kepada Undang - Undang Dasar (UUD) 1945, serta kepada masyarakat yang harus dilayani dan disejahterakan.  

Menurutnya, setiap pejabat yang mengucapkan sumpah jabatan harus memiliki komitmen untuk memelihara, mengembangkan, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan. "Sumpah jabatan yang saudara ucapkan hari ini mengandung tanggung jawab kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kepada UUD 1945, dan yang terpenting kepada kesejahteraan masyarakat yang harus kita perjuangkan bersama", tegas Kang DS.

Bupati juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan tidak hanya disaksikan oleh para undangan yang hadir, tetapi juga oleh diri sendiri, dan yang paling utama disaksikan oleh Allah SWT. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga integritas, loyalitas terhadap tugas, serta mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi maupun golongan.

Lebih lanjut Kang DS menjelaskan bahwa pelantikan, rotasi, dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektifitas birokrasi, serta mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bandung. Rotasi jabatan menurutnya juga menjadi sarana untuk menempatkan aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Bandung yang maju, berkelanjutan, dan berdaya saing. 

Menutup arahannya, Kang DS Mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan penuh keikhlasan, menjaga amanah rakyat, serta terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. "Jabatan adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggung jawaban. Karena itu, bekerjalah dengan hati, jaga integritas, perkuat kolaborasi, dan jadikan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama setiap kebijakan dan keputusan yang diambil", pungkasnya. *(IH. Sianipar / M. Reza FS)*
Lebih baru Lebih lama

Terkini