Pelaksanaan OMI Jenjang MTs Kabupaten Bandung Tahun 2026, dibagi Tiga Titik Lokasi Wilayah

CYBER POLKRIM

Ketua Panitia wilayah titik lokasi satu, 
Syarif S.Ag


Kabupaten Bandung, Jawa Barat / Cyber Polkrim - Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026, dilaksanakan di tiga titik lokasi wilayah secara serempak pada Selasa (8/9/2026). 

Wilayah titik lokasi 1, yang berlokasi di MTsN 1 Bandung Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berlangsung tertib dan lancar. Ajang ini diikuti oleh puluhan MTs yang tersebar di empat Kelompok Kerja Madrasah (KKM).

​Dalam OMI 2026 ini, para peserta bertanding pada tiga mata pelajaran utama, yaitu Matematika, IPA, dan IPS. Adapun rincian keterlibatan peserta adalah 12 MTs dari KKM satu, 24 MTs dari KKM dua, 27 MTs dari KKM tiga, serta 21 madrasah dari KKM empat.

Ketua ​panitia wilayah titik lokasi 1 sekaligus Kepala MTs Quwatul Iman Pacet, Syarif, S.Ag. berharap, ajang ini bisa melahirkan perwakilan terbaik yang mampu melangkah jauh hingga ke tingkat provinsi, dan tingkat nasional.

“Harapannya acara ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan dari titik lokasi satu ini ada yang meraih juara seperti tahun-tahun kemarin hingga masuk ke tingkat provinsi,” ujar Syarif.

Syarif juga menekankan, pentingnya evaluasi persiapan kontingen agar bisa tampil maksimal dan bersaing ketat di tingkat selanjutnya, baik Provinsi maupun Nasional. 

Upacara pembukaan OMI di MTsN 2 Bandung Pasirjambu 


Sementara untuk wilayah titik lokasi dua, yang dipusatkan di MTsN 2 Bandung Pasirjambu, sebanyak 251 siswa dari 70 MTs mengikuti ajang OMI tersebut.

​Mewakili Ketua Panitia Pelaksana H. Agus Sudianto, S.Pd., Bendahara Panitia Pelaksana, Waskam, M.Pd. menjelaskan, peserta yang hadir berasal dari 70 MTs yang tersebar di tiga KKM, yakni KKM 5, KKM 6, dan KKM 7. 

"Wilayah ini mencakup 11 kecamatan, seperti Pasirjambu, Ciwidey, Soreang, Rancabali, Pangalengan, Cimaung, Cangkuang, Kutawaringin, Katapang, Margahayu, dan Margaasih. Pelaksanaan nya berlangsung selama satu hari," ujar Waskam yang juga menjabat sebagai Kepala MTs Nurul Falah Soreang saat ditemui di lokasi acara.

Monitoring Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Ramlan Rustandi di MTsN 2 Bandung Pasirjambu


​Acara OMI 2026 di Titik lokasi dua ini dibuka langsung oleh Ketua Panitia yang juga Kepala MTsN 2 Bandung / Pasirjambu, H. Agus Sudianto. Waskam mengaku optimistis, melihat persiapan para peserta dan bimbingan intensif dari sekolah masing-masing. "Melihat hasil sosialisasi kepada para pembimbing dan sekolah, kami optimis para peserta bisa meraih peringkat terbaik. Harapan kami tentu ada siswa yang lolos sampai ke tingkat provinsi dan nasional, bahkan meraih pencapaian yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

​Khusus untuk madrasah yang dipimpinnya, MTs Nurul Falah Soreang menyertakan tiga siswa untuk bertanding di masing-masing cabang lomba. Setelah tahun sebelumnya masuk peringkat 10 besar, Waskam menargetkan perwakilan sekolahnya bisa menembus jajaran lima besar tahun ini.

​Waskam berpesan kepada para orang tua siswa, untuk terus memberikan dukungan moral dan motivasi belajar kepada anak-anak mereka. "Harapan kami kepada masyarakat dan orang tua siswa, mari dorong anak-anak secara maksimal agar mereka lebih giat belajar demi masa depan dan prestasi mereka," pungkasnya.


Upacara pembukaan OMI di MTsN 3 Bandung Cikancung


Pelaksanaan untuk wilayah titik lokasi tiga dipusatkan di MTsN 3 Bandung / Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.

Menurut Ketua Panitia, Dr. H. Jeje Jaenudin, M.M.Pd., peserta OMI Tahun 2026 di titik tiga ini sebanyak 245 siswa dari 3 KKM Wilayah 8, 9 dan 10. Dengan perincian 68 MTs serta 3 SMP.

H. Jeje Jaenudin, yang juga sebagai Kepala MTsN 3 Bandung ini berharap, pelaksanaan OMI 2026 khususnya wilayah titik tiga berjalan dengan lancar, dan menghasilkan juara untuk lanjut ke tingkat Provinsi.

"Semua juara dari wilayah titik lokasi satu, wilayah titik lokasi dua, dan wilayah titik lokasi tiga, akan mewakili Kabupaten Bandung dalam ajang OMI Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026", ujar H. Jeje Jaenudin. (I.H. Sianipar / M. Ilham GS)
Lebih baru Lebih lama

Terkini