*MTs Baitul Arqom Sukses Gelar Tasyaqur, dan Targetkan 320 Siswa Baru pada PPDB 2026/2027*

CYBER POLKRIM


*Pacet, Kab. Bandung, Jabar / Cyber Polkrim -*​Madrasah Tsanawiyah (MTs) Baitul Arqom, yang berlokasi di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, baru saja sukses menggelar rangkaian kegiatan akhir tahun ajaran 2025/2026 yang bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.

Acara yang dimeriahkan dengan tradisi pawai obor ini mencakup kegiatan Tasyaqur lil Ikhtitam, serta unjuk kemampuan mengaji yang diikuti oleh sekitar 450 siswa dari kelas 7, 8, dan 9. "Khusus bagi siswa kelas 9, momen tasyaqur ini juga sekaligus menjadi acara pelepasan dari pesantren", ujar Kepala MTs Baitul Arqom, Ustadz Miftah Badruzaman, M.Pd., kepada wartawan pada Jum'at tanggal 19/06/2026.

Menurut Ustadz Miftah, untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat tingginya jumlah kehadiran, pihak sekolah secara strategis membagi jadwal pembagian rapor selama dua hari, yakni pada hari Rabu dan Kamis, bagi sekitar 800-an siswa secara keseluruhan.

​Sebagai salah satu lembaga pendidikan favorit di tengah ketiadaan MTs Negeri di Kecamatan Pacet dan Kertasari, MTs Baitul Arqom terus berupaya memfasilitasi kebutuhan pendidikan masyarakat. "Kami juga menyediakan fasilitas asrama (kobong) dengan sistem boarding school. Menariknya, asrama ini justru dihuni penuh oleh mayoritas siswa yang berasal dari luar daerah", ungkap Ustadz Miftah

Setelah lulus dari jenjang ini, sekitar 60 persen alumni MTs Baitul Arqom biasanya memilih untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat Aliyah yang masih berada di bawah naungan yayasan yang sama, sementara sisanya menyebar ke berbagai sekolah lain.

​Menyongsong tahun ajaran 2026/2027, MTs Baitul Arqom kini tengah fokus bersiap menyambut penerimaan peserta didik baru (PPDB). Pendaftaran yang telah dibuka sejak bulan Maret lalu, dijadwalkan akan ditutup pada tanggal 10 Juli 2026 mendatang. "Kami menargetkan penerimaan 10 kelas baru dengan kapasitas 30 hingga 32 anak per kelas, sehingga total target siswa baru mencapai kurang lebih 320 orang", tambah Ustdaz Miftah.

Ia juga menyampaikan harapan besarnya, agar para lulusan tahun ini banyak yang diterima di sekolah-sekolah negeri favorit dan mampu menjadi siswa berprestasi. "Saya optimis bahwa target penerimaan santri baru tahun ini dapat tercapai, sebagai bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di masa mendatang", harap Uztadz Miftah. *(IH. Sianipar / M. Ilham GS)*
أحدث أقدم

Terkini